Muhdasa School of Talent
muhdasaschooloftalent
muhdasaakreditasiA

Literasi

Nama=1.Zahra Anggraeni. A.

2.Destyana cahya. P.

3 Halef restu . P.

4.Zaahir surya nugroho

5.Raihana cesa. A.

 

Gerakan literasi adalah sebuah upaya /usaha secara menyeluruh untuk menjanjikan sekolah sebagai wadah/organisasi pembelajaran warganya mencecit literasi sepanjang hayat tujuan membaca literasi. Manfaat adalah memperkaya pemperbadaharakan kata, mengoptimalkan kerja otak, memperluas wawasan, memoet tingkatkan kepersonial seseorang, mengasah kemampuan dalam membaca.

Cara   mengajar untuk literasi adalah memperkenalkan membaca kepada anak supaya menambah wawasan, belajar yang kondusif dan membuat game, mencoba menggunakan alat elektronik. Sebelum di sini sudah mengajar di SD Muhammadiyah. Literasi  ini  ubu dewi juga di bantu dengan bu Mita dan pak Sugi ataupun kesiswaan yang utama adalah bekerja dengan mapel B. Indonesia.

Bu Dewi sudah mengajar hampir 5 tahun dari 2016- sekarang. Bu Dewi juga membantu lazizmu untuk bertugas menghimpun dana zakat, indak dan sedekah. Kurikulum 2013 setiap sekolah harus ada literasi. Literasi adalah kegiatan aktif  bukan pasif. Harapan adanya literasi adalah kegiatan membaca siswa untuk memberikan petugas misalnya catatan sedikit dan membaca.

Kecakapan literasi adalah sekarang sebagai tolak ukur dulu Indonesia  menepati urutan yang terendah. Pembaca warga Indonesia sangat sedikit. Solusinya pemerintah mengadakan literasi di sekolah. Kelas membaca, menulis, malisa(majalah dinding MUHDASA), Bidisa(Binjang dinding literasi MuHDASA), podlisa(podcast literasi MUHDASA). Dan perpustakaan digital.

Contoh literasi adalah membuat dinding literasi, mengadakan kompotisi di sekolah, membuat sudut baca. Semua sudah di laksanakan dengan lancar tapi tapi bisa di bilang belum mendapai target. Sarana dan prasnama perpustakaan sekolah/kelas adalah kendala adalah sarpas literasi perpus sekolah mulai kerja sama dengan sekolah bagus, kita harus berkolaborasi dengan sekolah lain. Kita bisa melihat orang atau siswa membaca dari data kunjungan perpus digital dan karya siswa.

Solusi adalah membuat lingkungan yang ber kondusif menggunakan teknologi dalam pembelajaran. Menurut pendapat kelompok saya adalah Kita di literasi ini bisa dapat mencari ilmu, bisa meningkatkan kinerja otak dan bisa mengatur waktu yang di inginkan.

87 Komentar

    Komentar

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

    SMP Muhammadiyah 10 Yogyakarta
    Sagan GK V/1046, Kel. Terban, Kec. Gondokusuman, Kota Yogyakarta, Daerah Istimewa Yogyakarta 55223

    © 2025 SMP Muhamamdiyah 10 Yogyakarta | Dev by: LGH Khun | Managed by Media Center Muhdasa